Archive for Juli 2016

Analisis Rancangan Kerja Proyek
Oleh. Candra Dewa Pramana


PENGERTIAN ANALISIS DAN PERENCANAAN
Perencanaan merupakan tahapan paling penting dari suatu fungsi manajemen, terutma dalam menghadapi lingkungan eksternal yangberubah dinamis. Dalam era globalisasi ini, perencanaan harus lebih mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis dan bukan hanya pada intuisi dan firasat (dugaan).
perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. (Coco, 2013)

PENGERTIAN PROYEK
Proyek merupakan pekerjaan yang tidak sederhana dan memiliki tujuan spesifik dan bersifat sementara. Proyek harus didefinisikan kapan dimulai dan kapan selesainya. Proyek bukanlah sebuah proses yang berkelanjutan. Proyek memerlukan alat bantu kontrol. Alat bantu seperti “gantt charts” atau “PERT charts” diperlukan dalam sebuah proyek untuk mengukur dan pengendalian. Proyek memiliki sponsor utama. (Ilmu, 2015)

MODEL LENGKAP DAN COCOK
Langkah Menyusun Rancangan Proyek
·        Rencanakan sebuah pekerjaan dengan pertimbangan yang logis. Penyusunan sebuah skema yang efektif untuk sebuah proyek mungkin terlihat sebagai sebuah pekerjaan yang berat. Pada prakteknya, penyusunan skema proyek ini sebenarnya adalah sebuah prosedur yang sangat penting.
·     Siapkan sebuah daftar untuk pemeriksaan hasil kerja. Meskipun masing-masing direktur mungkin mempunyai pendekatan dan cara pemantauan proyek yang berbeda-beda, beberapa jenis industri, perusahaan, dan bisnis biasanya menggunakan daftar pemeriksaan sebagai landasan awal untuk menyusun rencana kerja bagi proyek mereka.
·         Susunlah rencana secara rinci. Penyusunan rencana proyek yang baik dapat dilakukan dengan menentukan apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan dan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.
·      Lakukanlah analisis risiko. Rancangan sebuah proyek yang efisien membutuhkan sebuah analisis atas risiko yang mungkin timbul. Setiap faktor risiko harus diperhitungkan/dianalisis
·       Lakukanlah penyesuaian selama proyek berjalan. Setelah rencana proyek disusun, lakukan peninjuauan dan penyesuaian yang dibutuhkan sampai rencana ini dipastikan bisa terlaksana dan mencapai hasil yang diinginkan.
·           Siapkan sebuah jadwal kerja dalam format yang jelas yang mampu memberikan target waktu dari seluruh pekerjaan.
·           Buatlah kesepakatan terlebih dahulu
·           Lakukan pemeriksaan ulang atas finalisasi rencana proyek. (Fandi, 2016)
KETEPATAN ASUMSI
                asumsi adalah peluang, artinya kita bisa banyak belajar tentang kesadaran, baik itu bentuk bentuk kejiwaan ataupun cara pikir atau pemikiran yang berragam, dengan tujuan memperkaya khazanah keilmuan dan kesadaran dalam diri kita. Hal seperti ini sangat bertolak belakang dengan cara pandang benar-salah dan maksud maksud dari ego ontologis, sebab, yang seperti ini adalah perjalanan kemakhluqan kita. (Rohman, 2014)

Persyaratan yang harus dipenuhi penerapan analisis jaringan kerja antara lain:
·     Model harus lengkap. Analisis jaringan kerja merupakan model yang kompleks yaitu mencakup informasi kegiatan, informasi sumber daya yang dibangun dalam diagram jaringan kerja (network diagram).
·      Model harus cocok. Tentunya diagram jaringan kerja proyek pelatihan guru berlaku untuk proyek itu sendiri, tidak untuk proyek pembangunan jembatan.
·      Asumsi yang dipakai tepat. Analisis jaringan kerja harus menggunakan asumsi, karena ketepatan asumsi sangat mempengaruhi keberhasilan analisis jaringan kerja.
·  Sikap pelaksanaan. Sikap pelaksanaan proyek diharapkan dan tentunya dianggap menjadi pendukung penyelenggaraan proyek. Di dalam analisis jaringan kerja juga memiliki tahapan di dalam penerapan analisis (Ahmad, 2013)

Daftar Pustaka

Ahmad, M. (2013, 11 9). Makalah proyek kerja. Retrieved 8 7, 2016, from Sumber Ilmu Modern: http://bhancine.blogspot.co.id/2009/08/makalah-analisis-jaringan-kerja.html
Coco. (2013, APRIL 6). PENGERTIAN ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Retrieved 8 7, 2016, from catatan si coco: http://cocoreturn.blogspot.co.id/2013/04/analisa-perancangan-sistem-2.html
Fandi. (2016, 8 1). ANALISIS RANCANGAN KERJA PROYEK. Retrieved 8 7, 2016, from SHARE ZONE 99 ERFOLG: http://fandhijulianerfolg.blogspot.co.id/2016/08/analisis-rancangan-kerja-proyek.html#
Ilmu. (2015, 3 27). Pengertian Manajemen Proyek Dan Contohnya Lengkap. Retrieved 8 7, 2016, from PENGERTIAN APAPUN: http://www.pengertianku.net/2015/03/pengertian-manajemen-proyek-dan-contohnya.html
Rohman, Y. N. (2014, 6 11). Ketetapan Asumsi. Retrieved 8 7, 2016, from Sumber Ilmu: http://www.pengertianmenurutparaahli.net/pengertian-asumsi/#

Biografi
Nama              : Candra Dewa Pramana
Sekolah          : Smk Islam 1 Blitar
Hobby             : Menggambar

 Lebih jelas........Klik Di Sini

Analisis rancangan kerja proyek

Posted by : DEWA 1 Comment
Tag : ,

ANALISIS TOPIK PROYEK
Oleh. Candra dewa pramana



Proyek
Suatu rangkaian kegiatan yang menggunakan sejumlah sumber daya untuk memperoleh suau manfaat (benefit).
Kegiatan ini tentunya memerlukan biaya (cost), yang diharapkan dapat memberikan suatu hasil (return) dalam jangka waktu tertentu. Dengan demikian diperlukan suatu perencanaan dan pelaksanaan, yang disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. (Arjuna, 2014)

1. Managable topic (mempunyai kesanggupan, menguasai pokok masalah)
Salah satu saran yang sangat simpatik adalah “jangan sekali-kali melakukan apapun yang ada di luar jangkauan kemampuan diri sendiri”
Dengan demikian, hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan:
  • Apakah latar belakang pengetahuan kecakapan dan kemampuan diri sendiri, sudah cukup untuk memecahkan persoalan-persoalan yang berhunungan dengan topik yang akan dikerjakan? 
  • Apakah waktu, dana telah dipikirkan dengan masak dan mencukupi? 
  • Apakah topik tersebut dapat memperoleh konsultan/pembimbing dengan mudah? 
  • Apakah tidak ada hambatan-hambatan dari pihak lain berkenaan dengan topic tersebut?
Suatu penelitian tidak akan berhasil dengan memuaskan bilamana mahasiswa tidak mempunyai bekal pengetahuan juga kecakapan tentang cara-cara mencari dan mengolah data yang telah terkumpul. (Rohman, 2011)

2. Obtanable Data (Mendapatkan data, Berl)
Suatu topic yang sangat baik belum menjadi jaminan bahwa data-datanya
yang tersedia telah mencukupi di dalam penelitiannya, karena data sangat dibutuhkan, baik untuk mengembangkan dan menguji hipotesis.
Selanjutnya untuk mengembangkan hipotesis juga tidak hanya data semata=mata saja yang dibutuhkan, tetapi juga buku-buku, bulletin, majalah, Koran, dan sebagainya sangat dibutuhkan sekali. Demikian pula guna menguji kebenaran hipotesis, mahasiswa harus pergi ke lapangan.
Karena itu, buku-buku bacaan dan teknik pengumpulan dta yagn valid (shohih) dan reliable (dapat dipercaya), gharuslah dikuasai sebaik-baiknya, disamping juga factor lain, misalnya: factor pribadi dan factor-faktor lain di luar haruslah mendapat perhatian sepenuhnya dari si peneliti sendiri. (setyawan, 2013)

3. Significance of Topic (maksud, berarti)
Dalam hal ini yang perlu mendapat perhatian adalah:
  • Dapatkah pembahasan topic tersebut memberikan sumbangan yang cukup beraerti bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang sudah ada?
  • Apakah tidak mungkin bahwa penelitian tersebut hanya dipublikasi saja?
  • Mungkinkah penelitian tersebut merupakan pengecekan kembali dari penelitian yagn pernah diadakan atau penguji ulangan?
  • Apakah topic tersebut betul-betul perlu diteliti karena mempunyai kegunaan yang praktis bagi masyarakat? (Andika, 2011)
4. Interested Topic (Menarik minat)
Reseacher (peneliti) haruslah pandai-pandai membangkitkan esmangat minatnya sendiri terhadap suatu topic yang akan diteliti dan dibahasnya. Tanpa adanya minat yang besar, maka semua usahanya tak akan berhasil, bahkan sia-sia saja.
Oleh sebab itu, yang perlu menjadi perhatian adalah:
  • Dengan topic yang telah dikemukakan maka minatnya haruslah dibangkitkan sebaik-baiknya, agar penelitian dapat dixselesaikan dengan sukses
  • Tentu saja kesuksesan tersebut tanpa diikuti suatu keinginan yang menyimpang. Mendorong timbulnya minat yang kuat tersebutm, semata-mata untuk mencari scientidfic truth, bukan untuk “membuktikan kebenaran” pendapat pribadi dimana kemungkinan hal itu dilakukan tanpa kesenagajaan karena dinilai kurang objektif.
  • Data dikumpulkan sepanjang dapat memperkuat pendapat prhibadi, sehingga sekiranya melemahkan atau bertentangan, data tersebut dilenyapkan/dihilangkan. Bila telah memilih kerelaan untuk bekerja tanpa prasangka (merasa benar sendiri) (Nagawa, 2011)

Daftar Pustaka

Andika. (2011, 11 9). Topik Penelitian. Retrieved 8 4, 2016, from Seputarpendidikan003: http://seputarpendidikan003.blogspot.co.id/2013/08/topik-penelitian.html
Arjuna, D. (2014, 21 5). ANALISIS PROYEK. Retrieved 8 4, 2014, from Oke teknologi: http://web.ipb.ac.id/~tepfteta/ekotek/Minggu_11/M11B1.htm
Nagawa, K. (2011, 9 2). TOPIK JUDUL DAN MASALAH PENELITIAN. Retrieved 8 4, 2016, from ADMINISTRASI NEGARA: http://administrasinegaraku.blogspot.co.id/2012/07/topik-judul-dan-masalah-penelitian.html
Rohman, A. (2011, 9 19). Menentukan Topik Penelitian (Metodologi Penelitian I). Retrieved 8 4, 2016, from Datafile: http://datafilecom.blogspot.co.id/2011/10/menentukan-topik-penelitian-metodologi.html
setyawan, D. (2013, 3 9). TIPS MENETUKAN TOPIK PENELITIAN; MEMBUAT LATAR BELAKANG PENELITIAN; DAN CARA MENENTUKAN RUMUSAN MASALAH. Retrieved 8 4, 2016, from POJOK PAK DANI: https://pojokpakdani.wordpress.com/2013/03/09/tips-menetukan-topik-penelitian-membuat-latar-belakang-penelitian-dan-cara-menentukan-rumusan-masalah/


Biografi
Nama                 : Candra dewa pramana
Sekolah             : Smk Islam 1 Blitar
Hobby                : Menggambar

Analisis topik proyek

Posted by : DEWA 0 Comments
Tag : ,
Pengembangan Ide Proyek
Oleh. Candra Dewa Pramana


Identifikasi Proyek Permasalahan dan Kebutuhan
Langkah pertama dari siklus proyek melibatkan identifikasi permasalahan dan kebutuhan sesungguhnya. Apa saja kebutuhan dan permasalahan yang ada dan ini mempengaruhi siapa?Kita mungkin sudah memiliki banyak informasi, dan mungkin juga sudah memiliki ide bagus tentang apa yang ingin dikerjakan. Namun, informasi ini dapat saja kurang lengkap dari yang kita kira. Sebuah latihan dalam mengumpulkan informasi yang efektif akan memberi wawasan tambahan. (Faisal, 2016)
FORMULASI PROYEK.
Formulasi adalah bentuk penyederhanaan situasi nyata menjadi bentuk matematis, formulasi memiliki 5 tahap implementasi sebagai berikut :
Tahap I; Pengumpulan dan Analisis Keterangan Strategis. Adalah tugas para eksekutif organisasi untuk dapat menilai kecenderungan-kecenderungan yang terjasi pada saat ini dan yang akan datang baik dari segi eksternalnya (pasar, persaingan, teknologi, regulasi, dan keadaan ekonomi) maupun segi internalnya (nilai organisasi, keunggulan dan kemampuan, hasil produkdan pasar,dan kebijakan strategis yang lalu)
Tahap II; Formulasi Strategi. Tim ini pulalah harus memeriksa beberapa masa depan alternatif dan menyeleksinya serta menciptakan profil atau visi strategis yang berfokuskan pada ke sembilan pertanyaan tersebut. Kekuatan formulasi sangat tergantung pada kekuatan proses yang dilalui atau yang dialami oleh tim dalam membuat keputusan.
Tahap III; Perencanaan Proyek Induk Strategis. Dengan menggunakan metode management proyek yang canggih dan benar dimana rencana disusun, dijelaskan, diprioritaskan, ditahap-tahapkan, dijadwalkan, disumberdayakan dan diimplementasikan serta dipantau (diawasi), maka proyek-proyek tersebut dapat dioptimalkan dalam suatu portofolio.
Tahap IV; Implementasi Strategi. Tahap ini adalah tahap pelaksanaan (implementasi) yang mana kualitas suatu proyek sangat diharuskan. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem komunikasi yang handal, cepat dan akurat yang dimulai dari tingkat rendah (lower management) hingga ke tingkat yang tinggi (top management).
Tahap V; Pemantauan, Peninjauan dan Pembaharuan Strategi. Di tahap ini dibutuhkan indikator internal (kemajuan di bidang tujuan dan langkah strategis, kemajuan proyek) maupun indikator eksternal (validitas asumsi dasar yang menjadi penciptaan visi). Umpan balik (feedback) dari berbagai sumber kegiatan baik untuk jangka pendek, menengah maupun panjang harus dioptimalkan secara terus menerus. (Mayori, 2016)

Pengertian Mind Maping
Mind Maping pertama kali dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang Psikolog dari Inggris. Beliau adalah penemu  Mind Map (Peta Pikiran), Ketua Yayasan Otak, pendiri Klub Pakar (Brain Trust) dan pencipta konsep Melek Mental. Mind map diaplikasikan di bidang pendidikan, seperti teknik, sekolah, artikel serta menghadapi ujian. (Muhammadnoer, 2009)
Mind maping dapat diartikan sebagai proses memetakan pikiran untuk menghubungkan konsep-konsep permasalahan tertentu dari cabang-cabang sel saraf membentuk korelasi konsep menuju pada suatu pemahaman dan hasilnya dituangkan langsung di atas kertas dengan animasi yang disukai dan gampang dimengerti oleh pembuatnya. Sehingga tulisan yang dihasilkan merupakan gambaran langsung dari cara kerja koneksi-koneksi di dalam otak.  (Gondokusumo, 2014)

Mind maping adalah cara mengembangkan kegiatan berpikir ke segala arah, menangkap berbagai pikiran dalam berbagai sudut. Mind maping mengembangkan cara berpikir divergen dan berpikir kreatif. Mind mapping yang sering kita sebut dengan peta konsep adalah alat berpikir organisasional yang sangat hebat yang juga merupakan cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi itu ketika dibutuhkan (Wiranto, 2016)

Daftar Pustaka


Faisal. (2016, 7 24). Pengembangan Ide Proyek. Retrieved 8 4, 2016, from My Sekai: http://brainware-komputer.blogspot.co.id/2016/07/pengembangan-ide-proyek.html
Gondokusumo, R. (2014, 3 24). ide kreatif. Retrieved 8 4, 2016, from 6 Tahap Penting Dalam Mengembangkan Ide Kreatif: http://blog.sribu.com/6-tahap-penting-ide-kreatif/
Mayori, F. Y. (2016, 7 27). PENGEMBANGAN IDE PROYEK. Retrieved 8 4, 2016, from SHARE ZONE 99: http://fandhijulianerfolg.blogspot.co.id/2016/07/pengembangan-ide-proyek.html
Muhammadnoer. (2009). Pengembangan diri. Malang: -.
Wiranto, D. f. (2016, 7 27). PENGEMBANGAN IDE PROYEK. Retrieved 8 4, 2016, from Dwi febri Wiranto: http://dwifebriwiranto15.blogspot.co.id/2016/07/pengembangan-ide-proyek.html

Biografi

Nama               : CANDRA DEWA PRAMANA
Kelas                : XII TKJ 1
Sekolah            : SMK ISLAM 1 BLITAR

Minat.......Download di sini

Pengembangan Ide Proyek

Posted by : DEWA 0 Comments
Tag : ,

MUSIC

Animated Cool Shiny Blue Pointer
►

- Copyright © DEWATKJ1 - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Candra Dewa Pramana -